Mengapa Beberapa Makanan Memberikan Pembakaran Lemak Terbaik?

Gambar terkait

Banyak artikel dan blog mencantumkan berbagai jenis makanan dan minuman sebagai makanan terbaik untuk membakar lemak. Tapi apa sebenarnya yang membuat mereka membakar lemak dengan sangat baik? Tidak cukup hanya mengetahui apakah camilan yang Anda makan atau kopi yang Anda minum membantu Anda menurunkan berat badan. Akan lebih baik untuk mengetahui apa yang terkandung dalam makanan dan minuman ini yang menjadikannya pembakaran lemak yang ideal.

1. Biji-bijian utuh dan sereal. Pilih biji-bijian dan sereal dengan karbohidrat kompleks dan serat. Seperti halnya susu, karbohidrat kompleks diperlukan untuk mengatur kadar insulin Anda setelah makan. Jika kadar insulin Anda tinggi, tubuh Anda akan berpikir bahwa ia perlu mempertahankan simpanan lemaknya. Pilih karbohidrat yang tidak diproses seperti beras merah, gandum dan gandum. Karena kandungan serat yang tinggi, makanan ini rusak di perut pada tingkat yang lebih lambat. Hasilnya: kadar insulin Anda tidak melonjak.

2. Sayuran. Ada sejumlah sayuran yang dianggap sebagai makanan pembakar lemak. Asparagus memiliki asparagin yang menstimulasi ginjal yang menyebabkan efek “kemerahan” dalam tubuh. Ini membantu dalam pemecahan simpanan lemak dalam sel. Kubis, yang sangat rendah kalori tetapi kaya serat, vitamin C, dan nutrisi lainnya, adalah diuretik alami yang menghilangkan limbah dari tubuh. Brokoli, makanan lain yang kaya serat, vitamin dan mineral, membantu mengurangi estrogen ‘jahat’ yang meningkatkan hormon pembakaran energi alami tubuh.

3. Buah jeruk. Vitamin C dalam buah-buahan dikatakan bisa melarutkan atau mencairkan lemak. Jeruk bali dan jeruk tidak hanya tinggi vitamin C tetapi mereka juga dikemas dengan serat lemak alami.

4. Buah-buahan lainnya. Buah-buahan dan beri lainnya memiliki cara sendiri untuk membakar lemak. Pektin dan antioksidan dalam apel dan beri mengubah cara tubuh menyerap dan menggunakan lemak. Pisang kaya akan kalium yang mempercepat metabolisme Anda.

5. Produk susu rendah lemak. Penelitian telah menunjukkan bahwa susu skim, yogurt rendah lemak, dan produk susu rendah lemak lainnya membantu pembakaran lemak. Produk susu mengandung kalsium, pemicu metabolisme. Sebuah studi dari University of Tennessee menemukan bahwa orang yang mengonsumsi 1.200 hingga 1.300 mg kalsium setiap hari kehilangan sekitar dua kali lebih berat dari pelaku diet yang mengonsumsi lebih sedikit kalsium. Susu juga mengandung karbohidrat kompleks yang meningkatkan metabolisme dengan menjaga kadar insulin Anda rendah setelah makan.

6. Cabai. Jalapeno, habaneros, dan jenis cabai lainnya dianggap bahan pembakar lemak karena mempercepat metabolisme tubuh dengan mempercepat detak jantung. Capsaicin, zat yang membuat pedasnya pedas, dipercaya menghasilkan luka bakar termogenik dalam tubuh. Ini juga mengurangi kolesterol, menambah efek pembakaran lemaknya. Semakin panas lada, semakin baik ia membakar lemak.

7. Kopi, teh hijau dan cairan pembakar lemak lainnya. Salah satu cairan pembakar lemak yang paling populer adalah teh hijau. Ini memiliki bahan kimia yang disebut EGCG yang membuat otak dan sistem saraf berjalan lebih cepat membantu dalam peningkatan pembakaran kalori. Teh hijau, seperti kopi, juga mengandung kafein yang mempercepat detak jantung sehingga mempercepat metabolisme. Kafein dikreditkan dalam membebaskan asam lemak dalam tubuh sehingga ini dapat dibakar sebagai sumber energi.

8. Daging tanpa lemak. Sumber protein tanpa lemak seperti ayam dan kalkun sangat baik dalam mempercepat metabolisme karena mereka membutuhkan banyak energi untuk memecahnya. Bahkan daging babi dan sapi, selama mereka tidak memiliki lemak, dapat membantu membakar lemak.

9. Salmon, Tuna dan Sarden. Asam lemak omega-3, ditemukan klik disini dalam ikan-ikan ini, dianggap sebagai ‘lemak baik’ yang paling sehat yang memengaruhi produksi leptin. Leptin adalah hormon yang menentukan apa yang harus dilakukan dengan kalori: membakar atau menyimpannya sebagai lemak yang tidak diinginkan.

Ada banyak makanan berbeda di luar sana yang dapat dianggap sebagai makanan yang membakar lemak seperti almond, lentil, kacang-kacangan, rempah-rempah tertentu seperti kayu manis dan buah-buahan dan sayuran lainnya. Menggabungkan makanan-makanan ini dalam diet harian Anda, membatasi makanan yang tinggi lemak trans dan jenuh, natrium, dan gula, meningkatkan aktivitas fisik dan minum banyak air adalah kunci untuk meningkatkan kapasitas pembakaran lemak tubuh Anda.

 


Leave a Reply