Sebenarnya kalau kita membahas mengenai syarat, wajib, dan rukun haji serta umroh, hal ini berhubungan erat dengan tata-cara atau teknis haji atau umroh itu sendiri. Di kalangan keempat madzhab yang ada masing-masing memiliki pendapatnya masing-masing. Dalam prakteknya, masyarakat bisa langsung mempelajari hal ini ketika sudah mendaftar haji karena pasti sebelum berangkat terlebih dahulu pasti ada bimbingan haji pada setiap daerah di Indonesia.
Sedangkan syarat haji, kita bisa merujuk pada pedoman umum dalam pembahasannya mengenai fiqih kontemporer dalam buku Fiqh Islam karya H.Sulaiman rasyjidin halaman 346 ditulis bahwa ada empat syarat wajib haji yaitu:
Islam
Mukallaf (Berakal dan Baligh). Baligh artinya orang yang sudah mampu membedakan antara yang benar dan yang salah.
Orang Merdeka (tidak berstatus menjadi budak). Di Indonesia sudah tidak ada lagi sistem perbudakan.
Mampu atau Kuasa (memiliki kemampuan melaksanakan haji sendiri). Dalam bahasa arab mampu atau kuasa disebut istatha’ah. Kemudian kategori ini bisa diperluas lagi yaitu orang yang memiliki kondisi kesehatan baik, adanya kendaraan yang dapat dimanfaatkan untuk pulang/pergi, adanya keamanan dalam perjalanan, memiliki bekal yang cukup selama menunaikan ibadah haji, dan bagi perempuan harus disertai oleh muhrimnya atau bersama dengan perempuan lain yang ada muhrimnya.
Secara rukun, ibadah haji membutuhkan kekuatan fisik yang lebih dari pada umroh karena wilayah yang akan dikunjungi bermacam-macam dengan jumlah jamaah yang jauh lebih banyak. Rangkaian ibadah haji harus mengunjungi Arafah, Muzdalifah dan Mina sementara rangkaian ibadah umroh hanya dilakukan di sekitaran masjid Al-Haram dan Ka’bah saja. Persamaannya, baik dalam ibadah haji maupun umroh juga harus bertawaf di Kakbah (mengelilingi) dan Sai (lari-lari kecil) di Safa dan Marwah. Oleh karena itu baik ibadah haji maupun umroh membutuhkan kesiapan fisik yang prima.
Berangkat Jika sudah Mampu secara Fisik dan Keuangan
Sebagai Rukun Islam yang kelima, ibadah haji butuh persiapan yang baik supaya lancar dalam beribadah. Persiapan tersebut meliputi persiapan ongkos naik haji maupun persiapan menjaga kesehatan. Ibadah haji dan umroh tidaklah wajib bagi yang belum mampu baik secara fisik dan keuangan, jadi jika memang belum siap jangan dipaksakan sehingga membuat ibadah menjadi beban.
Bingung mencari biro travel umroh?
Karena takut tertipu dan uangnya di bawa kabur?
Jangan khawatir, Kini anda bisa dengan tenang untuk memilih biro travel umroh terpercata.
Yaitu Madinah Indah Wisata , Umroh Murah di Jakarta ini telah berpengalaman memberangkatkan banyak jamaah Indonesia ke Tanah Suci.
Travel Umroh Murah Di Jakarta ini telah mengantongi izin dan sertifikat resmi dari KEMENAG sebagai Biro Travel Umroh yang legal di Indonesia
Hanya dengan Dp 3 jt rupiah anda sudah bisa berangkat umroh dengan aman dan nyaman.